POTRET PALEMBANG 2012

POTRET PALEMBANG 2012

(By Adrian Fajriansyah 29/05/2012)

Gambar 1.  Kaca patri baru yang membuat interior Masjid Agung Palembang semakin indah.

            Lagi bingung mau nulis apa, dari pada bingung enakan saya share foto keadaan kota Palembang yang sangat saya cintai ini, sekalipun tanah kelahiran kita penuh kekurangan kita sabagai orang yang lahir dan besar dari tanah tersebut harus tetap mencintainya.  Jangan pernah menyalahkan keadaan, mari bergerak menciptakan perubahan, jangan cuma mengeluh, kita harus turut serta membangun tanah kelahiran kita untuk kebanggaan kita di masa yang akan datang.  Tunjukan pada dunia kalau kita ada kontribusi.  Jangan pernah tanyakan apa yang telah Negara berikan kepada mu, tanyakan pada diri sendiri apa yang telah anda berikan pada Negara ini.  Orang yang memahami sejarah akan lebih mencintai Negara tanah kelahirannya bukan malah sebaliknya, orang yang memahami sejarah akan lebih menghargai jasa para pejuang bangsa dan negaranya yang telah rela mati untuk merdeka.  Baca lebih lanjut

MARTABAK HAR, MARTABAK ASLI KHAS PALEMBANG

MARTABAK HAR, MARTABAK ASLI KHAS PALEMBANG

(By Adrian Fajriansyah 29/05/2012)

Gambar 1.  Martabak HAR (Haji Abdul Rozak) khas dan asli Palembang.

            Banyak yang bilang kalau search di mesin pencari Google atau pun dari rekomendasi perjalanan wisata ke Palembang 3 hal utama yang disarankan hanyalah pempek, Jembatan Ampera dan Sungai Musi atau juga Songket, padahal ada satu lagi yang khas dari Palembang dan tidak terdapat di tempat lainnya yaitu kuliner bernama Martabak HAR.  HAR sendiri merupakan singkatan/inisial nama dari pemilik tokoh martabak waralaba tersebut yaitu Haji Abdul Rozak.  Haji Abdul Rozak adalah saudagar Palembang keturunan India yang menikah dengan perempuan Palembang, kediaman Haji Abdul Rozak masih dapat anda lihat persis di sebelah Hotel Jayakarta Daira tepatnya dipinggir jalan Jendral Sudirman, Haji Abdul Rozak sendiri sudah lama wafat (tahun 2001) namun martabak yang dijualnya sampai sekarang tetap jaya dan menjadi idola wong Palembang maupun para pelancong yang sedang berkunjung ke Palembang. Baca lebih lanjut

Museum Balaputradewa Palembang

Museum Balaputradewa

(By Adrian Fajriansyah 25 April 2012)

Gambar 1.  Pintu masuk utama Museum Balaputradewa.

A.  Pendahuluan

Gambar 2.  Keadaan di dalam ruang masuk Museum Balaputradewa.

            Baru-baru ini saya baru saja berkunjung ke Museum Balaputradewa, kebetulan Museum Balaputradewa baru selesai direnovasi (tanggal 4 April 2012).  Ternyata setelah direnovasi Museum Balaputradewa kini tampak lebih baik, elegan dan modern dengan fasilitas baru seperti AC di tiap ruang pamer lalu ada monitor yang siap menjelaskan setiap koleksi yang ada diruang pamer sehingga kita tidak perlu berlama-lama membacanya serta ruangan yang lebih terang dengan lampu-lampu baru yang lebih bercahaya, dibandingkan dahulu yang terkesan tidak terurus, penggap, panas dan mengerikan serta angker karena tiap ruangan yang gelap. Baca lebih lanjut

Kantor van Jacobson van Den Berg & Co Palembang Riwayatmu Kini

 

Kantor van Jacobson van Den Berg & Co Palembang Riwayatmu Kini

(By Adrian Fajriansyah 22 Maret 2012)

 

Gambar 1.  Kantor van Jacobson van Den Berg 2011

            Kantor van Jacobson van Den Berg adalah salah satu bangunan tua sisa kolonial Belanda terletak di Jalan Sekanak tepat di persimpangan Balai Pertemuan (Kini kantor Pol PP).  Lewat bentuk kita pasti sudah akan mengeri bahwa bangunan ini sudah berusia cukup tua.  Warna bangunan yang dahulu putih sekarang tidak tampak lagi, kini bangunan tersebut kusam tak terawatt namun tetap berdiri kokoh khas bangunan kolonial.  Baca lebih lanjut

Kuliner Legendaris Palembang (Es Kacang Merah Mamat, Pempek Kapal Selam dan Pempek Kulit Ikan)

Kuliner Legendaris Palembang

(Es Kacang Merah Mamat, Pempek Kapal Selam dan Pempek Kulit Ikan)

(By Adrian Fajriansyah 08/03/2012)

Gambar 1.  Kedai es kacang merah mamat

 

Gambar 2.  Es kacang merah Palembang

Banyak sekali kuliner khas yang ada di Palembang, baik minuman khas maupun makanan khas.  Ada satu minuman khas Palembang yang cukup legendaris, yaitu Es Kacang Merah.  Bicara tentang es kacang merah ada satu tempat makan legendaries di Palembang yang cukup populer dan menjadi buruan para pengemar es kacang merah khas Palembang.  Tempat yang di maksud adalah Kedai Es Kacang Merah Mamat, tempatnya sangat sederhana, sebuah kedai makan biasa yang berbentuk grobak sehingga mudah untuk dibawak.  Letaknya cukup terpencil, tidak banyak orang tau tempat tersebut bila tidak bertanya terlebih dahulu.  Letak kedai es kacang merah mamat berada di sebuah komplek perumahan elite yang tidak jauh dari lapangan sepak bola yang sering disebut Lapangan Hatta. Baca lebih lanjut

Cerita Dari Tahun Baru Cina 2012 di Palembang

Cerita Dari Tahun Baru Cina 2012 di Palembang

(By Adrian Fajriansyah 23/01/2012)

Gambar 1.  Langkah Mereka Menujuh Tuhannya

       Ini sebuah cerita dari liputan saya mengenai acara tahun baru cina di Palembang tepatnya di Klenteng Tri Dharma Chandra Nadi atau dalam bahasa Mandarin disebut Klenteng Soei Goeat Kiong Palembang.  Sedikit bercerita mengenai Klenteng Tri Dharma Chandra Nadi, klenteng ini telah berdiri sejak tahun 1733, jadi bisa dibayangkan betapah hebatnya bangunan ini yang masih tetap berdiri kokoh walaupun usianya telah lebih dari 250 tahun.  Klenteng Tri Dharma Chandra Nadi berada di daerah 10 Ulu Kampung Kapitan, adapun tujuan dari pembangunan klenteng ini adalah untuk menggantikan klenteng di daerah 7 Ulu yang telah hancur akibat kebakaran di tahun sebelumnya.   Baca lebih lanjut

Pengalaman Di Pulau Bangka

Pengalaman Di Pulau Bangka

(By Adrian Fajriansyah 06/01/2012)

Gambar 1.  Mercesuar Tanjung Kelian Pulau Bangka

A.  Pengalaman Seru di Bangka

Lagi pengen banget paket kata “alkisah” biar gayanya kayak cerita atau sebuah kisah masa lalu yang sangat historikal banget maka dari itu untuk cerita kali ini akan di awali dengan kata “alkisah”.

Alkisah pada kamis, 29 Desember 2011 ada empat pemuda saya sendiri Adrian Fajriansyah, M. Hafid Fitrian, Kgs M. Habibillah dan Almaarif PP bergegas menujuh pelabuhan Boom Baru Palembang pada pukul 6 pagi untuk mengejar Jet Poil Sumber Bangka yang akan berangkat tepat pukul 7 pagi oleh karena itu kami berempat tidak boleh kesiangan apalagi telat. Baca lebih lanjut